Dasar enkripsi dan dekripsi yang akan kita bahas disini adalah benar-benar dasar. Untuk yang belum tahu, enkripsi adalah proses merubah bentuk teks tertentu menjadi bentuk yang lain yang hanya bisa dibaca atau dimengerti ketika sudah di dekripsi lagi. Pesan atau teks yang sudah di enkripsi akan susah untuk dimengerti atau dibaca.

Biasanya enkripsi dan dekripsi ini digunakan untuk mengamankan sesuatu yang rahasia, bisa berupa password atau teks penting lainnya. Perlu diketahui bahwa yang bisa kita enkripsi tidak hanya teks saja, bisa juga berupa file yang isinya merupakan sesuatu yang rahasia.

Teknik untuk enkripsi dan dekripsi ini banyak jenisnya, diantaranya enkripsi RSA, SSL, AES, dan lainnya. Dari yang tingkatan paling dasar hingga tingkatan militer. Berikut ini contoh penggunaan enkripsi dan dekripsi dengan excel.

Dasar Enkripsi dan Dekripsi dengan Excel

Kalian bisa mendownload contoh dasar enkripsi dan dekripsi dengan excel seperti gambar diatas dengan menekan tombol download dibawah.

Baik, akan azwaronline jelaskan.

Proses Enkripsi
Untuk melakukan enkripsi kita harus mempunyai tabel enkripsi seperti diatas, tabel tersebut berisikan angka, huruf dan terjemahan dengan pergeseran 5 kali. Jadi untuk membuatnya kita harus tentukan dulu aturan untuk enkripsinya, disini azwaronline gunakan 5 sebagai faktor pergeserannya. Setelah sudah mempunyai tabelnya kita gunakan rumus vlookup untuk merubah karakter yang ingin kita enkripsi secara cepat.

Seperti contoh, kita tentukan kata yang akan kita enkripsi adalah kata “password“. Hasil enkripsinya adalah “ufxxbtwi“. Jadi kita lakukan enkripsi untuk setiap hurufnya. Karena kita tahu bahwa pergeserannya adalah 5 maka untuk huruf P jika digeser 5 ke bawah akan menghasilkan huruf U. Begitu seterusnya.

Proses Dekripsi
Setalah kita bisa mengenkripsi sekarang kita akan belajar mendekripsi hasil dari proses enkripsi diatas. Proses dekripsi ini adalah kebalikan dari proses enkripsi, jadi urutan tabelnya dibalik. Perhatikan gambar diatas. Kata yang akan kita dekripsi adalah “ufxxbtwi” dan hasil dekripsinya adalah  “password“, jika orang lain tidak mengetahui aturan geser 5 yang sudah kita tentukan diawal. Kata  “password” tidak akan muncul, dan inilah kunci dari proses enkripsi dan dekripsi. Harus ada aturan untuk membuatnya aman. Ada juga algoritma enkripsi yang menggunakan kunci khusus untuk prosesnya.

Contoh diatas adalah contoh sederhana untuk proses dasar enkripsi dan dekripsi dengan excel. Hanya ada 1 kunci, yakni geser 5. Untuk algoritma yang lebih komplek biasanya ada 5-10 kali proses hingga menghasilkan kata hasil enkripsiannya.

Mungkin ini dulu untuk bahasan tentang dasar enkripsi dan dekripsi dengan excel. Sampai jumpa lagi.