Bahasa sudah digunakan sejak zaman dahulu kalah untuk berkomunikasi antara orang yang satu dengan orang yang lain. Hingga kini bahasa masih terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Namun dalam tulisan ini kita tidak akan membahas bahasa sehari-hari yang kita gunakan.

Bahasa yang akan kita bahas adalah bahasa untuk berkomunikasi dengan mesin. Hah, mesin? Ya, mesin. Mesin juga bisa berkomunikasi dengan kita lewat beberapa bahasa.

0111011101110111011101110010111001100001011110100111011101100001011100100110
1111011011100110110001101001011011100110010100101110011000110110111101101101

Coba kalian baca bahasa mesin diatas? yang tahu bisa komen di kolom komentar.

Ya, begitulah mesin berkomunikasi dengan kita. Mesin hanya mengerti kode-kode biner seperti di atas yang kemudian diterjemahkan menjadi bahasa yang lebih manusiawi agar dapat kita mengerti. Jadilah muncul beberapa bahasa pemrograman misalnya basic, c, c++, html, dll. Inti dari setiap bahasa adalah bisa dimengerti oleh kedua belah pihak yang sedang berkomunikasi, oleh karena itu kita harus tahu dasar dari bahasa pemrograman itu sendiri.

1. Tipe Data
Dalam bahasa pemrograman, pasti ada istilah tipe data yakni bentuk data yang akan digunakan untuk berkomunikasi. Berikut beberapa contoh tipe data yang paling sering digunakan dalam pemrogaman.

a) Integer
b) Float
c) Bolean
d) String
e) Array

Untuk penjelasnnya akan dibahas di postingan yang lain karena akan cukup panjang jika dijelaskan di postingan yang ini. Ditunggu ya.

2. Tingkatan Bahasa
Hal ini mengindikasikan seberapa mudah bahasa pemrograman itu kita pahami, biasanya dikelompokkan menjadi 3 tingkatan.

a) Tingkat rendah
Kenapa dikategorikan tingkat rendah? Karena bahasa pada tingkatan ini sulit untuk kita mengerti dan sangat berbeda dengan bahasa manusia yang biasa kita gunakan. Contohnya Bahasa Assembly.

b) Tingkat menengah
Bahasa tingkat ini adalah bahasa yang masih bisa sedikit kita mengeti karena bahasa yang digunakan hampir mirip dengan bahasa yang kita gunakan. Contohnya Bahasa C

c) Tingkat tinggi
Dikategorikan tingkat tinggi karena bahasa pemrograman ini mudah untuk kita pahami maksudnya karena menggunakan kata atau kalimat yang sudah sangat familiar dengan bahas yang kita gunakan. Contoh nya bahasa Java, Php, visual basic, dll.

3. Compiler – Alat kompilasi
Setelah membuat sebuah program, kita membutuhkan sebuah compiler atau software yang bisa mengompilasi bahasa yang kita buat agar bisa dimengeri oleh mesin. Sebelum dikompilasi biasanya akan dilakukan pengecekan apakah penulisan bahasa kita sudah benar atau terdapat kesalahan. Program hasil kompilasi ini biasa disebut executable yang bisa kita exekusi atau jalankan setelahnya. Contoh dari compiler ini adalah visual studio, dimana didalamnya kita bisa melakukan kompilasi untuk beberapa bahasa pemrograman misalnya visual basic, C++, C# dan lainnya.

Oke, cukup sekian untuk bahasan tentang programnya. Sampai jumpa di bahasan yang lainnya yang lebih seru tentunya.